Rika Sensor adalah produsen sensor cuaca dan penyedia solusi pemantauan lingkungan dengan pengalaman industri lebih dari 10 tahun.
Jaringan komunikasi GPRS di bawah sistem pemantauan lingkungan
Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perkembangan teknologi komunikasi yang berkelanjutan, standar hidup masyarakat terus meningkat, dan upaya untuk mencapai kecepatan jaringan komunikasi yang lebih cepat telah menjadi topik fokus yang abadi. Akhirnya, setelah awal tahun 2020, era informasi internet telah mengalami perkembangan baru, dan kehadiran resmi 5G sekali lagi menyegarkan pemahaman kita tentang kecepatan.
Butuh waktu 7 tahun dari 2G ke 3G, dan 6 tahun dari 3G ke 4G. Sudah 6 tahun sejak China Mobile dan China Unicom secara resmi meluncurkan 4G pada tahun 2014. Sekarang cakupan 5G juga telah resmi selesai di kota-kota besar di seluruh negeri. Meskipun begitu banyak yang telah dikatakan, sistem pemantauan lingkungan yang akan dibahas dalam artikel ini tidak hanya tidak relevan dengan 5G, tetapi bahkan melibatkan jaringan 2G 20 tahun yang lalu. Mengapa? Mari kita lihat bersama editor di bawah ini.
Transmisi data sistem pemantauan lingkungan
Sistem pemantauan lingkungan, juga dikenal sebagai sistem manajemen informasi pemantauan lingkungan (EMIS), didasarkan pada teknologi komputer dan teknologi basis data, dan mengelola sejumlah besar sistem informasi pemantauan lingkungan untuk penyimpanan informasi dan data. Penggunaan sistem manajemen pemantauan lingkungan dapat memperkuat pengolahan data pemantauan faktor lingkungan, dan dapat memantau lingkungan secara akurat dengan cepat dan efektif. Sistem ini terutama mencakup lapisan instrumen pemantauan, lapisan akuisisi data, lapisan basis data, lapisan modul fungsi, dan lapisan antarmuka web.
Sistem pemantauan lingkungan adalah istilah umum dengan cabang yang tak terhitung jumlahnya seperti sistem pemantauan meteorologi, sistem pemantauan debu, sistem pemantauan rantai dingin, dan sistem pemantauan pertanian cerdas. Meskipun terdapat banyak sistem cabang, semuanya memiliki tujuan yang sama, yaitu mengunggah data yang dikumpulkan ke terminal dengan cara tertentu, dan terminal tersebut akan menganalisis dan memproses data tersebut.
Terdapat empat jenis pengunggahan data untuk sistem pemantauan lingkungan: tipe 485, tipe analog, tipe jaringan (Ethernet, WIFI, GPRS/4G), dan tipe nirkabel. Jika tidak ada persyaratan khusus, GPRS/4G umumnya digunakan.
GPRS/4G dari sistem pemantauan lingkungan
Fase 4G pasti sudah familiar bagi semua orang, sedangkan GPRS mungkin masih agak membingungkan.
GPRS: General Packet Radio Service (Bahasa Inggris: General Packet Radio Service, singkatan: GPRS) adalah layanan data seluler yang tersedia untuk pengguna telepon seluler GSM. Layanan ini sering digambarkan sebagai '2.5G'. Layanan ini menyediakan transfer data kecepatan menengah dengan menggunakan saluran TDMA yang tidak terpakai di jaringan GSM.
Singkatnya, GPRS kurang lebih setara dengan jaringan 2G. Kita semua tahu bahwa dengan melihat pasar operator utama di seluruh negeri, penarikan jaringan 2G dan 3G bukanlah hal baru lagi. Di satu sisi, cakupan jaringan 4G telah disempurnakan untuk memenuhi kebutuhan pengguna akan komunikasi dan akses internet kapan saja, di mana saja. Di sisi lain, 4G memiliki keunggulan yang tak tertandingi dibandingkan 2G dan 3G, terutama untuk memenuhi kebutuhan pengguna akan transmisi jaringan saat menggunakan aplikasi dengan bandwidth tinggi. Jaringan 3G, China Mobile, China Telecom, dan China Unicom hampir menyelesaikan penarikan jaringan di seluruh negeri, dan jaringan 2G juga telah lama diselesaikan oleh China Telecom dan China Unicom. Namun, operator seluler masih mempertahankan jaringan 2G, dan dalam beberapa tahun ke depan, China Mobile tidak berencana untuk menarik jaringan 2G.
Ada banyak alasan mengapa jaringan seluler 2G tidak menghilang. Pertama, jaringan seluler 2G berbeda dari 3G. Jaringan 3G hanya bertanggung jawab untuk transmisi sinyal jaringan, sedangkan jaringan 2G juga memiliki fungsi seperti panggilan suara. Kedua, popularitas jaringan ini tidak seluas yang kita bayangkan. Stasiun pemancar 2G mencakup area yang lebih luas di daerah terpencil, yang dapat memastikan bahwa daerah terpencil dapat menyelesaikan fungsi panggilan paling dasar, sehingga stasiun pemancar 2G juga dipertahankan. Selain itu, jaringan 2G cukup matang untuk menangani sebagian besar pekerjaan yang tidak memerlukan kecepatan jaringan tinggi, dan sinyalnya stabil serta harganya murah.
Penggunaan GPRS sebagai transmisi sinyal dalam sistem pemantauan lingkungan juga didasarkan pada alasan-alasan di atas. Data faktor pemantauan lingkungan tidak terlalu besar. Memilih kartu IoT 2G sudah cukup untuk transmisi data dan menghemat biaya; serupa dengan sistem pemantauan cuaca, terkadang perlu dipasang di daerah terpencil tanpa pengawasan. Sinyal jaringan 2G stabil dan dapat memastikan pengunggahan data secara real-time.
Meskipun 5G telah resmi dikomersialkan tahun ini dan mulai menyebar di kota-kota besar, dari segi biaya dan popularisasi, sistem pemantauan lingkungan masih perlu berbasis GPRS dan 4G. Mari kita nantikan hari di mana sistem pemantauan lingkungan dapat mempopulerkan 5G!
Bagi pemilik bisnis yang ragu tentang cara efektif mengintegrasikan teknologi baru ke dalam solusi sensor kami, hidup mungkin akan menjadi sedikit lebih mudah.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi sensor OEM dan cara menemukan kualitas terbaik dengan harga yang tepat, kunjungi Rika Sensors.
Koneksi yang lebih dalam antara Rika Sensors dan solusi sensor terjalin ketika Anda melampaui lampu putih ruang korporat.
Telah ada bukti konklusif mengenai perannya dalam sistem pemantauan lingkungan dan sensor OEM.