Rika Sensor adalah produsen sensor cuaca dan penyedia solusi pemantauan lingkungan dengan pengalaman industri lebih dari 10 tahun.
Pada sensor PM2.5 , terdapat perbedaan antara prinsip laser dan inframerah.
PM adalah singkatan dari 'particulate matter' (materi partikulat). Dibandingkan dengan partikel yang lebih kasar, partikel halus lebih kaya akan zat beracun dan berbahaya, dan dapat bertahan di atmosfer lebih lama, jarak tempuhnya juga lebih jauh, dan memiliki dampak yang lebih besar pada lingkungan atmosfer dan kesehatan manusia, menyebabkan polusi udara dan kabut asap yang merupakan penyebab utama penyakit paru-paru.
Pada peralatan pemantauan partikel PM2.5, terdapat dua jenis sensor utama: sensor PM2.5 berbasis prinsip inframerah dan sensor PM2.5 berbasis prinsip laser. Sensor PM2.5 berbasis prinsip inframerah terutama digunakan untuk debu industri dan pertambangan karena akurasinya yang kurang memadai. Objek deteksi adalah partikel berukuran besar dan debu dengan konsentrasi tinggi. Tingkat deteksinya adalah mg/m3. Sensor ini tidak dapat mengukur konsentrasi PM2.5 secara akurat, tetapi hanya dapat mendeteksi tingkat polusi debu. Tentu saja, alat penjernih udara generasi awal juga menggunakan sensor berbasis prinsip ini. Hasil pengukurannya hanya sebagai referensi, dan akurasinya rendah. Secara umum digunakan untuk menentukan tingkat polusi debu. Kemudian, lahirlah sensor PM2.5 tipe laser, yang dapat mengukur konsentrasi PM2.5 secara akurat. Sensor ini terutama digunakan di bidang deteksi PM2.5. Sensor ini dapat ditanamkan dalam detektor udara rumah tangga (kendaraan, portabel) dan pembersih udara. Sensor PM2.5 laser didasarkan pada pengukuran kuantitatif, dapat mendeteksi partikel 0,3μm, dan dapat mengukur nilai PM1.0, PM2.5, PM10 secara akurat dengan tingkat ketelitian tinggi. Jadi, apa perbedaan antara keduanya? 1. Prinsip struktural Struktur dan rangkaian sensor PM2.5 berbasis prinsip inframerah relatif sederhana. Sumber cahayanya adalah sumber cahaya LED inframerah. Saluran masuk dan keluar udara terutama mengandalkan resistansi panas untuk mendapatkan aliran udara panas. Ketika partikel melewatinya, terjadi pantulan setelah menyentuh sumber cahaya LED. Detektor fotosensitif menerima cahaya pantulan dengan intensitas berbeda, kemudian melalui proses penguatan. Dan hasil pengujian diperoleh setelah perhitungan. Struktur dan rangkaian sensor PM2.5 berbasis prinsip laser relatif rumit. Sumber cahayanya adalah dioda laser. Udara yang diambil sampelnya didorong oleh kipas atau blower dan dilewatkan melalui saluran udara yang dirancang rumit untuk dideteksi. Ketika partikel halus di udara memasuki area tempat sinar laser berada, laser akan tersebar; cahaya yang tersebar dipancarkan pada sudut 360° di ruang angkasa, dan fotodetektor ditempatkan pada posisi yang tepat untuk menerima cahaya yang tersebar, dan kemudian sinyal arus yang dihasilkan oleh efek fotolistrik fotodetektor diperkuat dan diproses oleh rangkaian penguat operasional, sehingga konsentrasi partikel halus dapat diperoleh. Sinyal keluaran dapat berupa berbagai cara seperti port serial, I²C, dan PWM. 2. Akurasi pengukuran dan masa pakai Sensor PM2.5 berbasis prinsip inframerah hanya dapat mendeteksi partikel di atas 1 µm, dan akurasi pengukurannya tidak memadai. Karena sinyal partikel dari hamburan cahaya LED inframerah lemah, sensor hanya merespons partikel besar yang berukuran lebih dari 1 µm, dan hanya resistor pemanas yang digunakan untuk mendorong aliran udara pengambilan sampel, jumlah sampelnya kecil, dan perhitungan data sepenuhnya diserahkan ke komputer utama. Sensor PM2.5 berbasis prinsip laser dapat mendeteksi partikel di atas 0,3 µm. Karena dilengkapi dengan MCU berkinerja tinggi, menggunakan kipas atau blower untuk mengumpulkan sejumlah besar data, dan dianalisis oleh algoritma penghitung partikel profesional, sensor ini memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan sensor PM2.5 inframerah dalam hal metode pengambilan sampel, akurasi data, dan pemrosesan algoritma. 3. Harga dan biaya Karena struktur sensor PM2.5 berbasis prinsip inframerah yang sederhana, biayanya umumnya berkisar antara 20 hingga 50 yuan. Sensor PM2.5 berbasis prinsip laser memiliki struktur yang relatif kompleks, dan harga pasarnya berkisar antara 90-180 yuan. Karena penambahan generator laser dan kipas serta kebutuhan akan struktur sirkuit yang kompleks, ambang batas teknisnya lebih tinggi, sehingga harganya lebih mahal. 4. Tren perkembangan Sebelum sensor PM2.5 berbasis prinsip laser memasuki bidang sipil, banyak instrumen untuk memantau PM2.5 menggunakan sensor PM2.5 berbasis prinsip inframerah. Namun, dengan perkembangan industri sensor, ditambah dengan realisasi produksi massal sensor PM2.5 berbasis laser oleh beberapa produsen besar, biaya sensor PM2.5 berbasis laser secara bertahap menurun.Solusi sensor OEM, seperti namanya, banyak digunakan di lembaga-lembaga sistem pemantauan lingkungan. Karena sensor OEM sangat bergantung pada teknologi di dunia saat ini, penggunaan solusi sensor semacam ini sangat luas.
Beli produk sistem pemantauan lingkungan dengan solusi sensor secara online dari China dengan harga terbaik di sini, di Rika Sensors.
Banyak pemilik bisnis dan profesional menggunakan layanan seperti Hunan Rika Electronic Tech Co.,Ltd untuk tetap unggul dalam industri manufaktur, memantau kualitas produk, dan mengawasi para pesaing.
Tekad yang sama sangat penting bagi pemilik bisnis. Perjalanan dalam bisnis solusi sensor merupakan pengalaman yang menantang sekaligus bermanfaat.
Membanjiri pelanggan dengan terlalu banyak informasi atau segudang manfaat yang ditawarkan solusi sensor—sekalipun semuanya valid—adalah cara ampuh untuk kehilangan perhatian mereka.