Rika Sensor adalah produsen sensor cuaca dan penyedia solusi pemantauan lingkungan dengan pengalaman industri lebih dari 10 tahun.
Coba perhatikan gelas air terakhir yang Anda minum. Apakah air itu bersih? Apakah aman? Pertanyaan-pertanyaan ini penting karena segala sesuatu yang kita lakukan dipengaruhi oleh air. Pengujian air bukan hanya sekadar memastikan air jernih. Ini melibatkan upaya menjaga kesehatan masyarakat dan melestarikan alam. Menurut EPA, kita harus mewaspadai lebih dari 90 zat berbahaya dalam air kita. Instrumen kualitas air membantu kita melakukan pekerjaan ini dengan benar. Instrumen tersebut menguji air untuk mengetahui apakah air tersebut aman. Instrumen lain mencari bahan kimia atau makhluk hidup kecil yang tidak dapat kita lihat.
Ada 3 kategori utama pengujian air. Pertama, kita memeriksa bagaimana tampilan dan tekstur air. Kedua, kita melakukan pengujian terhadap kandungan air. Ketiga, kita mencari bakteri dan makhluk hidup lainnya. Pengujian yang baik menyelamatkan nyawa. Pengujian mencegah penyakit sebelum menyebar. Pengujian membantu ikan tumbuh sehat di peternakan. Pengujian menjaga sungai dan danau tetap bersih untuk semua orang.
Pengujian fisik memeriksa karakteristik yang seringkali dapat Anda lihat atau rasakan, menjadikannya dasar utama pengujian air.
Hampir semua hal di dalam air dipengaruhi oleh suhu. Air yang lebih hangat mengandung lebih sedikit oksigen, dan ini memengaruhi ikan dan makhluk air lainnya. Suhu juga memengaruhi laju pertumbuhan bakteri dan reaksi bahan kimia. Untuk memantau perubahan tersebut secara akurat, sensor kualitas air yang menggunakan sensor RTD atau termistor memiliki probe suhu.
Kekeruhan adalah ukuran penampakan air keruh atau jernih. Kekeruhan yang tinggi menunjukkan banyaknya partikel tersuspensi, seperti kotoran, alga, atau mikroorganisme, yang tersuspensi dalam air. Ini diukur dalam NTU menggunakan meteran kekeruhan dan sensor nefelometrik. Kekeruhan air minum yang jernih harus rendah, sedangkan kekeruhan air keruh mungkin merupakan tanda kontaminasi. Sensor kekeruhan memancarkan cahaya ke air. Ketika cahaya tidak dapat menembus, air terlalu keruh.
Konduktivitas Listrik (EC) adalah sifat yang menunjukkan konduktivitas air. Air murni memiliki konduktivitas listrik minimal, tetapi ketika dilarutkan, garam dan mineral meningkatkan konduktivitasnya. Ini diukur dalam mikrosiemens per sentimeter (µS/cm) oleh probe EC. Pengukuran ini berguna dalam klasifikasi air; air tawar memiliki kurang dari 1.500 mg/L padatan terlarut, air payau antara 1.500 dan 5.000 mg/L, dan air asin di atas 5.000 mg/L. Sensor EC ditancapkan ke dalam air dan mengukur secara instan. Sensor ini sangat cocok untuk tambak ikan di mana kadar garam sangat penting.
Pengujian kimia menggali lebih dalam daripada yang dapat Anda lihat. Pengujian ini menemukan zat-zat tak terlihat yang memengaruhi keamanan air.
Sekarang kita akan melihat bahan kimia yang benar-benar penting untuk menjaga kebersihan air.
Tingkat pH digunakan untuk mengukur keasaman atau kebasaan air pada skala 0 hingga 14. EPA menyarankan agar pH air berada antara 6,5 dan 8,5. Tingkat ini ditentukan secara tepat oleh sensor pH yang elektroda khususnya digunakan untuk mendeteksinya dalam sistem akuakultur dan seberapa baik klorin mendisinfeksi air, di antara hal-hal lainnya.
Sensor pH Cair RK500-12 memberikan hasil yang sangat presisi. Sensor ini menangkap perubahan kecil yang penting untuk pengolahan air. pH memengaruhi semua hal lain dalam air. pH mengubah cara kerja klorin di kolam renang. Ikan hanya dapat hidup dalam kisaran pH tertentu.
Oksigen Terlarut (DO) memberi tahu kita tentang jumlah oksigen yang ada di dalam air untuk dihirup oleh ikan dan organisme hidup lainnya. Lingkungan perairan yang sehat harus memiliki minimal 5 mg/L oksigen terlarut. Sensor kualitas air modern tersebut menggunakan metode elektrokimia atau optik dalam pengukuran DO. Sensor galvanik, sensor polarografi, dan sensor pemadaman luminesensi memiliki berbagai keunggulan berdasarkan penggunaannya. Sensor Oksigen Terlarut memantau kadar oksigen sepanjang hari dan malam. Sensor ini memberikan peringatan sebelum masalah muncul.
Potensial Oksidasi-Reduksi (ORP) mengukur kemampuan air untuk mengoksidasi atau mereduksi zat. Parameter ini sangat penting untuk memeriksa apakah disinfeksi berfungsi dengan baik. Air yang digunakan untuk sanitasi harus mempertahankan tingkat ORP antara 650 dan 750 mV. Probe ORP membantu operator memastikan sistem pengolahan air mereka efektif.
Sensor ORP RK500-06 melacak hal ini dalam pengolahan air limbah. Ini membantu operator mengetahui kapan harus menambahkan bahan kimia.
Makhluk hidup kecil di dalam air dapat membantu atau membahayakan kita. Pengujian biologis menemukan mereka sebelum mereka menimbulkan masalah.
Mari kita lihat apa saja yang hidup di dalam air dan bagaimana kita mendeteksi bahaya sejak dini.
Tes bakteri merupakan indikasi kontaminasi oleh kuman berbahaya, karena bakteri koliform adalah tanda peringatan adanya kontaminasi tersebut. Pengujian tradisional membutuhkan waktu berhari-hari untuk kultur, sedangkan sistem deteksi cepat yang lebih baru memberikan hasil yang lebih cepat.
▋Alga
Pengawasan kini menjadi isu mendesak karena fenomena pertumbuhan alga berbahaya semakin banyak terjadi di berbagai perairan. Alga biru-hijau dapat menghasilkan racun yang berbahaya bagi manusia dan hewan. Sensor yang digunakan adalah sensor fluoresensi yang dapat mendeteksi pigmen seperti fikosianin dan fikoeritrin serta memberikan peringatan dini terhadap pertumbuhan alga.
▋Nutrisi
Tumbuhan di dalam air mendapatkan nutrisi dari zat-zat seperti fosfor dan nitrogen. Kelebihan nutrisi menyebabkan eutrofikasi, yaitu pertumbuhan alga yang berlebihan yang merusak ekosistem dengan mengurangi kadar oksigen.
Parameter | Rentang Aman | Satuan Pengukuran | Instrumen yang Digunakan |
pH | 6.5-8.5 | Satuan pH | Meter pH, elektroda |
Suhu | 50-60°F | °F/°C | Sensor digital, probe RTD |
Kekeruhan | <1 NTU | NTU | Nefelometer, sensor kekeruhan |
Oksigen Terlarut | 6,5-8 mg/L | mg/L, ppm | Probe DO, meter elektrokimia |
EC | Bervariasi | µS/cm | Pengukur konduktivitas |
TDS | <500 ppm | mg/L, ppm | Meter TDS |
ORP | 200-400 mV | Milivolt | elektroda ORP |
Pekerjaan yang berbeda membutuhkan jenis pengujian yang berbeda pula. Di sinilah sensor air memberikan perbedaan terbesar.
Sistem air minum kota harus memenuhi standar EPA yang ketat. Operator memantau pH, kadar klorin, kekeruhan, dan TDS untuk memastikan keamanan. Sensor ketinggian air juga membantu mengelola ketinggian waduk dan proses pengolahan air.
Instalasi pengolahan air limbah menggunakan kontrol pH untuk proses biologis yang menguraikan limbah. Pemantauan DO menunjukkan seberapa efisien sistem tersebut mengolah air limbah. Kadar oksigen yang tepat menjaga bakteri bermanfaat tetap hidup dan berfungsi.
Amonia, pH, suhu, dan DO harus dipantau dengan sangat cermat oleh para peternak ikan. Sistem Akuakultur Resirkulasi (RAS) adalah sistem di mana kondisi terus-menerus diamati oleh sensor kualitas air untuk menghindari stres dan penyakit pada ikan. Perubahan sekecil apa pun pada amonia atau oksigen dapat menyebabkan kerusakan pada stok ikan.
Para ilmuwan dan regulator mengamati sungai, danau, dan waduk saat memantau kesehatan ekosistem. Pemantauan pH air limpasan hujan sebaiknya berada pada kisaran 6,0 hingga 9,0 untuk menghindari kerusakan lingkungan. Sensor ketinggian air adalah perangkat ultrasonik yang digunakan untuk memantau badan air dan memprediksi banjir.
Selama lebih dari satu dekade, kami telah mengkhususkan diri dalam pembuatan peralatan pemantauan yang andal. Teknologi Sensor Kualitas Air kami menangani pengujian laboratorium hingga aplikasi industri.
Sensor Kualitas Air Multi -Parameter RK500-09 adalah sensor yang menggabungkan 8 sensor dalam satu perangkat. Sensor ini mengukur konduktivitas, kekeruhan, oksigen terlarut, pH, ORP, suhu, kebutuhan oksigen kimia, dan nitrogen amonia.
Sensor individual tersedia:
Sistem pembersihan otomatis menjaga sensor tetap berfungsi tanpa perawatan manual. Konektor cepat memudahkan pemasangan hanya dalam hitungan menit. Tim dukungan kami menjawab pertanyaan 24/7. Setiap produk memiliki sertifikasi CE dan standar ISO9001.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Mulailah dengan pengujian pH. Ini memengaruhi segalanya dan memberi Anda gambaran cepat tentang kondisi air. Sebagian besar ahli menguji pH terlebih dahulu, kemudian memeriksa parameter lainnya.
Sensor pH perlu diperiksa setiap minggu. Sensor DO dan EC harus dikalibrasi sebulan sekali. Melewatkan langkah ini dapat menimbulkan risiko sendiri.
Ya! RK500-09 mampu mengukur 8 parameter secara bersamaan. Sensor multi-parameter lebih murah dibandingkan dengan pembelian sensor individual.
Sensor yang baik dapat bertahan 2 hingga 5 tahun dengan perawatan yang tepat. Sistem pembersihan otomatis membantu memperpanjang umur pakainya. Ganti sensor ketika kalibrasi berhenti berfungsi.
Air bersih yang aman memerlukan pemantauan yang cermat dan respons yang cepat . Teknologi instrumen kualitas air modern telah mengubah pengujian menjadi pemantauan secara waktu nyata.
Pilih peralatan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Kalibrasi rutin menjaga agar sensor tetap memberikan data yang akurat. Berinvestasi pada peralatan berkualitas dari Rika Sensor akan memberikan hasil yang memuaskan melalui kinerja yang andal. Siap untuk meningkatkan sistem pemantauan Anda? Hubungi Rika Sensor sekarang. Tim kami akan membantu Anda memilih sensor yang tepat tanpa taktik penjualan yang memaksa.
LEAVE A MESSAGE