Rika Sensor adalah produsen sensor cuaca dan penyedia solusi pemantauan lingkungan dengan pengalaman industri lebih dari 10 tahun.
Bagaimana peternakan babi memilih program pemuliaan pertanian yang cerdas?
Beternak babi adalah pekerjaan teknis. Ini sama sekali tidak sesederhana memberi makan babi dan menyembelihnya untuk dimakan dagingnya. Seluruh prosesnya rumit, melibatkan pakan, pemberian pakan, reproduksi, sirkulasi, penyembelihan, pengolahan, dan banyak mata rantai lainnya. Semua itu terhubung membentuk apa yang disebut rantai industri babi hidup. Di antara semua itu, pembiakan babi merupakan inti dari seluruh rantai industri, artinya, kualitas pembiakan babi secara langsung menentukan arah harga pasar. Bagaimana cara kita beternak babi?
Kita semua tahu bahwa faktor lingkungan seperti suhu dan kelembapan, konsentrasi karbon dioksida, konsentrasi amonia, dan intensitas cahaya di peternakan babi memiliki dampak yang cukup besar pada tingkat pertumbuhan dan perkembangan babi yang dipelihara, dan harus diuji secara sistematis untuk memastikan pertumbuhan babi yang sehat. Program pemuliaan pertanian cerdas dapat memenuhi pengujian lingkungan multi-elemen di atas. Program pemuliaan pertanian cerdas Program pembiakan pertanian cerdas adalah sistem pembiakan cerdas peternakan babi berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini menggunakan teknologi IoT untuk mengelola produksi dan manajemen fasilitas peternakan babi. Solusi ini dapat mengumpulkan informasi lingkungan peternakan secara daring melalui sensor yang sesuai (karbon dioksida, amonia, pencahayaan, suhu dan kelembapan udara, dll.), dikombinasikan dengan sistem kontrol IoT peternakan babi, untuk mengelola dan mengontrol lingkungan peternakan babi. Bagaimana implementasinya? Editor akan memberikan penjelasan rinci: Program pemuliaan pertanian cerdas dapat dibagi menjadi pengunggahan data sistem jaringan nirkabel, deteksi suhu dan kelembaban, deteksi pencahayaan, deteksi konsentrasi karbon dioksida, deteksi konsentrasi amonia, dan sebagainya. 1. Pengunggahan data sistem jaringan nirkabel Konstruksi sistem jaringan nirkabel terutama mengadopsi jaringan 4G, yang dapat mencakup titik pemantauan yang sulit dijangkau dengan kabel atau memiliki jarak yang jauh. Sistem ini terdiri dari pengumpul data nirkabel, probe pemantauan lingkungan, dan terminal aplikasi seluler yang menyediakan layanan transmisi data, sehingga mengurangi biaya pemasangan kabel terintegrasi, menyesuaikan dengan kebutuhan pemasangan kabel terintegrasi di lingkungan peternakan babi, dan memastikan aplikasi seluler sistem tersebut. 2. Deteksi suhu dan kelembaban Deteksi suhu dan kelembaban biasanya menggunakan sensor suhu dan kelembaban . Sensor suhu dan kelembaban dapat mengubah suhu dan kelembaban di peternakan babi menjadi sinyal digital yang sesuai, kemudian mengunggah data suhu dan kelembaban ke host kecil melalui jaringan 4G, dan selanjutnya mengirimkannya ke terminal untuk pemantauan secara real-time. Sensor suhu dan kelembaban memiliki keunggulan kinerja yang stabil, ukuran kecil, sensitivitas tinggi, dan jangkauan pengukuran yang luas, serta dapat digunakan di lingkungan yang keras seperti kandang ternak. 3. Deteksi iluminasi Intensitas cahaya sangat berkaitan dengan kesehatan ternak dan unggas. Cahaya alami mengandung sinar ultraviolet, dan jumlah cahaya yang tepat memiliki fungsi membunuh bakteri dan virus serta mendorong perkembangan tubuh. Oleh karena itu, sensor intensitas cahaya dapat digunakan untuk mengontrol intensitas cahaya dan waktu pencahayaan; pengendalian intensitas cahaya dan waktu pencahayaan yang tepat dapat meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor oleh babi dan memastikan perkembangan tulang yang normal. 4. Deteksi konsentrasi karbon dioksida Konsentrasi karbon dioksida juga sangat penting untuk pertumbuhan babi. Kandungan karbon dioksida yang berlebihan di peternakan babi akan menyebabkan hipoksia kronis, fisik yang lemah, dan kerentanan terhadap berbagai penyakit menular kronis. Oleh karena itu, perlu menggunakan sensor karbon dioksida untuk mendeteksi karbon dioksida di dalam kandang secara real time dan membangun sistem jaringan pengumpulan informasi karbon dioksida untuk peternakan babi. Hal ini sangat penting bagi peternakan babi untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian. 5. Deteksi konsentrasi gas amonia Deteksi konsentrasi gas amonia memerlukan sensor gas amonia; gas amonia adalah zat basa dengan kelarutan tinggi. Gas ini sering terserap atau larut pada selaput lendir hewan ternak dan unggas, dinding lembap, dan tanah. Gas ini sangat mengiritasi dan korosif terhadap jaringan kulit, dan akan merusak struktur membran sel. Jika dipelihara dalam lingkungan dengan konsentrasi amonia tinggi, tubuh babi akan langsung terpapar rangsangan yang kuat, menyebabkan luka bakar pada jaringan kulit, pelarutan dan nekrosis jaringan, bahkan kelumpuhan sistem saraf pusat, menyebabkan penyakit hati toksik, kerusakan miokardium, dan penyakit lainnya. Pemuliaan cerdas telah membuka tren baru dalam bidang peternakan. Melalui koneksi komputer, internet, Internet of Things, dan teknologi big data, efisiensi produksi peternakan babi telah meningkat pesat dan biaya pembiakan telah berkurang. Dengan semakin mendalamnya pemuliaan cerdas, peternakan babi di Tiongkok akan memulai jalur pengembangan berkualitas tinggi. Kualitas daging babi akan terus meningkat, efisiensi pembiakan akan terus meningkat, dan biaya pembiakan akan terus menurun. Harga daging babi akan lebih terjangkau dan lebih dekat dengan masyarakat.Hunan Rika Electronic Tech Co.,Ltd berbeda dari perusahaan lain karena kami menyediakan layanan yang tepat waktu dan unik kepada klien kami yang terhormat.
Hunan Rika Electronic Tech Co.,Ltd akan memberikan pengembalian yang unggul kepada para pemegang saham kami dengan tanpa henti mengejar peluang pertumbuhan baru sambil terus meningkatkan profitabilitas kami, sebagai perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial dan beretika yang diawasi dan ditiru sebagai model kesuksesan.
Telah ada bukti konklusif mengenai perannya dalam sistem pemantauan lingkungan dan sensor OEM.