Rika Sensor adalah produsen sensor cuaca dan penyedia solusi pemantauan lingkungan dengan pengalaman industri lebih dari 10 tahun.
Seberapa banyak yang Anda ketahui tentang istilah-istilah yang umum digunakan dalam Internet of Things? (A)
Seiring dengan munculnya konsep Internet of Everything, Internet of Things (IoT) semakin dikenal publik, dan semakin banyak istilah yang terkait dengannya. Oleh karena itu, saya telah mengumpulkan beberapa istilah terkait IoT di sini untuk membantu semua orang lebih memahami IoT.
1. IOT (Internet of Things) Internet of Things (IoT) merupakan bagian penting dari generasi baru teknologi informasi. Sesuai namanya, Internet of Things adalah internet yang menghubungkan berbagai hal. Hal ini memiliki dua arti: Pertama, inti dan dasar dari Internet of Things tetaplah Internet, yang merupakan jaringan perluasan dan pengembangan berbasis Internet; Kedua, sisi penggunanya meluas ke berbagai item dan pertukaran informasi serta komunikasi antar item. Oleh karena itu, definisi Internet of Things adalah menggunakan identifikasi frekuensi radio (RFID), sensor inframerah, sistem penentuan posisi global, pemindai laser, dan peralatan penginderaan informasi lainnya untuk menghubungkan setiap barang ke Internet sesuai dengan perjanjian yang disepakati untuk melakukan pertukaran dan komunikasi informasi guna mewujudkan identifikasi, penentuan posisi, pelacakan, pemantauan, dan pengelolaan barang secara cerdas. 2. IOA (Internet Pertanian, Internet Pertanian) Internet of Agriculture adalah Internet of Things yang berpartisipasi dalam kontrol otomatis melalui berbagai instrumen dan meteran dalam tampilan waktu nyata atau sebagai parameter kontrol otomatis. Hal ini dapat memberikan dasar ilmiah untuk pengaturan rumah kaca, dan mencapai tujuan peningkatan produksi, peningkatan kualitas, pengaturan siklus pertumbuhan, dan peningkatan keuntungan ekonomi. Penerapan umum Internet of Things (IoT) di bidang pertanian adalah membentuk jaringan pemantauan dengan sejumlah besar node sensor, dan mengumpulkan informasi melalui berbagai sensor untuk membantu petani menemukan masalah tepat waktu, dan secara akurat menentukan lokasi masalah, sehingga pertanian secara bertahap akan berubah dari model produksi yang berpusat pada tenaga manusia dan bergantung pada mesin terisolasi menjadi model produksi yang berpusat pada informasi dan perangkat lunak, sehingga memanfaatkan secara luas berbagai peralatan produksi otomatis, cerdas, dan yang dikendalikan dari jarak jauh. 3. IIoT (Internet of Things Industri) Industrial Internet of Things (IIoT) adalah kumpulan sensor atau pengontrol dengan kemampuan penginderaan dan pemantauan, serta komunikasi seluler, analisis cerdas, dan teknologi lainnya yang terus terintegrasi ke dalam semua环节 proses produksi industri, sehingga sangat meningkatkan efisiensi manufaktur, meningkatkan kualitas produk, mengurangi biaya produk dan konsumsi sumber daya, dan akhirnya mencapai tahap baru peningkatan industri tradisional menjadi industri cerdas. Dari segi bentuk aplikasi, penerapan Industrial Internet of Things (IIoT) memiliki karakteristik real-time, otomatisasi, tertanam (perangkat lunak), keamanan, dan interoperabilitas informasi. 4. Transduser/sensor (sensor) adalah perangkat deteksi yang dapat merasakan informasi yang diukur dan mengubah informasi yang dirasakan menjadi sinyal listrik atau bentuk lain yang dibutuhkan sesuai dengan aturan tertentu. Keluaran informasi tersebut memenuhi persyaratan transmisi, pengolahan, penyimpanan, tampilan, perekaman, dan pengendalian informasi. Karakteristik sensor meliputi: miniaturisasi, digitalisasi, kecerdasan, multifungsi, sistematisasi, dan jaringan. Sensor merupakan mata rantai pertama untuk mewujudkan deteksi otomatis dan kontrol otomatis. Keberadaan dan perkembangan sensor memberikan objek kemampuan untuk merasakan sentuhan, rasa, dan bau, serta membuat objek perlahan menjadi hidup. Secara umum, sensor diklasifikasikan menjadi elemen peka panas, elemen peka cahaya, elemen peka gas, elemen peka gaya, elemen peka magnet, elemen peka kelembaban, elemen peka suara, elemen peka radiasi, elemen peka warna, dan elemen peka rasa sesuai dengan fungsi penginderaan dasarnya. 5, RS485 (TIA-485-A, ANSI/TIA/EIA-485 atau TIA/EIA-485) RS485 adalah definisi karakteristik listrik dari driver dan receiver dalam sistem multipoint digital seimbang. Standar ini didefinisikan oleh Asosiasi Industri Telekomunikasi dan Aliansi Industri Elektronik. Jaringan komunikasi digital yang menggunakan standar ini dapat secara efektif mengirimkan sinyal dalam kondisi jarak jauh dan di lingkungan dengan noise elektronik yang tinggi. RS-485 memungkinkan koneksi ke jaringan lokal dan konfigurasi tautan komunikasi multi-cabang. Dalam jaringan komunikasi RS485, metode komunikasi master-slave umumnya diadopsi, yaitu satu master dengan banyak slave. 6. Besaran analog (keluaran sinyal 0-5V, 0-10V, 4-20mA) Besaran analog merujuk pada besaran yang variabelnya berubah secara kontinu dalam rentang tertentu; yaitu, dalam rentang tertentu (definisi domain) dapat mengambil nilai apa pun (dalam rentang nilai tersebut). Besaran digital adalah besaran diskrit, bukan besaran yang berubah secara kontinu, dan hanya dapat mengambil beberapa nilai diskrit, seperti variabel digital biner yang hanya dapat mengambil dua nilai. 7. NB-IoT (Narrow Band Internet of Things, NB-IoT, Narrow Band Internet of Things) NB-IoT merupakan cabang penting dari Internet of Everything, yang dibangun di atas jaringan seluler, dan hanya mengkonsumsi sekitar 180kHz bandwidth sehingga dapat langsung diterapkan pada jaringan GSM, jaringan UMTS, atau jaringan LTE untuk mengurangi biaya penerapan dan mencapai peningkatan yang lancar. Ini adalah teknologi baru di bidang IoT, yang mendukung koneksi data seluler perangkat berdaya rendah dalam jaringan area luas. Teknologi ini juga disebut jaringan area luas berdaya rendah (LPWAN). NB-IoT mendukung koneksi perangkat yang efisien dengan waktu siaga yang lama dan persyaratan koneksi jaringan yang tinggi. Dikatakan bahwa masa pakai baterai perangkat NB-IoT dapat ditingkatkan setidaknya hingga 10 tahun, sekaligus menyediakan cakupan koneksi data seluler dalam ruangan yang sangat komprehensif. 8. GPRS (General Packet Radio Service, Layanan Radio Paket Umum) GPRS adalah teknologi pengalihan paket nirkabel berbasis sistem GSM, yang menyediakan koneksi IP nirkabel ujung-ke-ujung dan jangkauan luas. Dibandingkan dengan metode transmisi data dial-up GSM asli yang berbasis sirkuit, GPRS adalah teknologi pengalihan paket, yang memiliki keunggulan 'online real-time'. Secara sederhana, GPRS adalah teknologi pengolahan data berkecepatan tinggi. Metodenya adalah mengirimkan data ke pengguna dalam bentuk 'paket'. GPRS adalah teknologi komunikasi generasi 2.5 untuk transisi dari jaringan GSM ke sistem komunikasi seluler generasi ketiga. Teknologi ini memiliki keunggulan signifikan dalam banyak aspek. Di atas adalah terminologi umum yang disusun oleh editor dalam edisi Internet of Things ini. Sampai jumpa di edisi berikutnya.Kami adalah budaya yang berorientasi pada kinerja dan menggunakan solusi sensor untuk memastikan peningkatan berkelanjutan.
Sekarang Anda dapat menikmati sensor OEM dengan koleksi terbaru produk solusi sensor sistem pemantauan lingkungan dari Hunan Rika Electronic Tech Co.,Ltd. Kunjungi sekarang juga di Rika Sensors.
Hunan Rika Electronic Tech Co.,Ltd percaya bahwa semakin pendek jalur antara konsumen dan produk, semakin besar kemungkinan bisnis untuk mengkonversi lebih banyak penjualan.
Hunan Rika Electronic Tech Co.,Ltd telah mengembangkan rangkaian produknya berdasarkan riset pasar internalnya sendiri, yang mengungkap kebutuhan pelanggan secara tepat.